Jakarta, KurasiNews.com – Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat menyampaikan bahwa ekowisata didorong tidak sekadar menjadi destinasi wisata berbasis alam, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi tanpa mengorbankan kelestarian alam.
Hal itu disampaikan Menteri LH Jumhur saat berada di Dusun Bambu, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (29/9/2026).
Dia menekankan pengembangan ekowisata memiliki keterkaitan erat antara aktivitas ekonomi dan upaya menjaga kelestarian alam.
“Potensi tersebut masih terbuka luas, terutama melalui pemanfaatan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan,” ujar dia dalam keterangannya yang diterima Kurasinews.com, Sabtu (3/10/2026).
Baca Juga: Pemerintah Beri Ancaman Menohok untuk Para Pemegang HGU dan PBPH: Pelanggar Bakal Ditindak Hukum
Pemerintah memastikan serius mendorong pengembangan ekowisata karena sektor ini dapat menciptakan aktivitas ekonomi sekaligus memberikan nilai tambah bagi upaya pelestarian lingkungan.
“Intinya, pemerintah sangat serius untuk mendorong eco tourism atau ekowisata, karena itu merupakan kegiatan ekonomi yang sekaligus bisa memuliakan lingkungan. Ada namanya biodiversity credit dan sebagainya,” tegasnya.
Karena itu, Kementerian Lingkungan Hidup kini telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, untuk mendorong pemanfaatan potensi keanekaragaman hayati.
Namun, Jumhur menegaskan kemudahan dan peluang pengembangan usaha di sektor ekowisata harus tetap dibarengi dengan kepatuhan terhadap ketentuan lingkungan.
Baca Juga: Wakil Ketua DPR RI Dasco Minta Masyarakat Tenang Hadapi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
“Destinasi wisata berbasis alam justru sangat bergantung pada kondisi lingkungan yang terjaga. Keindahan alam dan ekosistem yang lestari menjadi modal penting untuk menarik masyarakat berkunjung dan menikmati ekowisata,” ungkap dia.
Namun begitu, pengawasan terhadap kegiatan usaha tetap diperlukan agar pemanfaatan potensi alam tidak mengabaikan aspek perlindungan lingkungan.
“Bukan hanya ini, tetapi semua kita awasi untuk memastikan lingkungan tetap terjaga. Sebetulnya, dengan menjaga lingkungan itulah kemudian orang menjadi tertarik untuk mendatangi ekowisata,” imbuh dia.
Pemerintahan Prabowo-Gibran berharap pengembangan ekowisata mampu menciptakan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dan pelaku usaha mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam.
“Pengembangan sektor pariwisata berbasis alam tidak hanya mengejar jumlah kunjungan, tetapi juga memastikan ekosistem tetap terjaga sebagai modal utama keberlanjutan ekowisata,” pungkasnya.(*)


































































































