Harga Emas Antam Bangkit dari Keterpurukan! Buyback Melonjak Rp55 Ribu, Saatnya Borong atau Jual

KurasiNews.com – Emas kembali menunjukkan pesonanya sebagai instrumen investasi yang banyak diburu ketika kondisi ekonomi dan pasar keuangan dipenuhi ketidakpastian. Logam mulia ini kerap menjadi pilihan investor untuk menjaga nilai aset karena dianggap lebih tahan terhadap gejolak dibandingkan instrumen investasi lainnya. Ketika pasar saham berfluktuasi atau nilai tukar mata uang bergerak tidak menentu, minat terhadap emas biasanya meningkat.

Pergerakan harga emas sendiri dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kebijakan suku bunga bank sentral, inflasi global, hingga kondisi geopolitik internasional. Selain itu, fluktuasi nilai tukar mata uang, terutama dolar Amerika Serikat (AS), juga memiliki pengaruh besar terhadap harga logam mulia. Ketika ketidakpastian meningkat, emas sering kali menjadi aset safe haven yang dicari investor.

Memasuki perdagangan Jumat (12/6/2026), harga emas kembali menunjukkan tren positif setelah sempat mengalami tekanan pada hari sebelumnya. Kenaikan tidak hanya terjadi pada harga beli emas batangan, tetapi juga pada harga jual kembali atau buyback. Kondisi ini menjadi perhatian para investor maupun masyarakat yang tengah mempertimbangkan untuk membeli atau melepas kepemilikan emas mereka.

Harga Emas Antam Kembali Menguat, Buyback Melonjak

Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) berhasil bangkit setelah mengalami pelemahan pada perdagangan sebelumnya. Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia pada pukul 10.27 WIB, harga emas Antam ukuran 1 gram naik Rp20.000 menjadi Rp2.709.000 dari sebelumnya Rp2.689.000 per gram.

Tidak hanya harga jual yang meningkat, harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam juga mengalami lonjakan yang lebih tinggi. Nilai buyback tercatat naik Rp55.000 menjadi Rp2.450.000 per gram.

Kenaikan tersebut menjadi sinyal positif bagi investor yang menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai atau safe haven. Dalam beberapa waktu terakhir, pergerakan harga emas memang cukup dinamis seiring perkembangan ekonomi global dan perubahan sentimen pasar.

Berikut harga emas Antam berdasarkan ukuran pada Jumat, 12 Juni 2026:

  • 0,5 gram: Rp1.404.500
  • 1 gram: Rp2.709.000
  • 2 gram: Rp5.358.000
  • 3 gram: Rp8.012.000
  • 5 gram: Rp13.320.000
  • 10 gram: Rp26.585.000
  • 25 gram: Rp66.337.000
  • 50 gram: Rp132.595.000
  • 100 gram: Rp265.112.000
  • 250 gram: Rp662.515.000
  • 500 gram: Rp1.324.820.000
  • 1.000 gram: Rp2.649.600.000

Perlu diperhatikan bahwa harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,25 persen.

Emas Pegadaian Kompak Naik, Antam Tembus Rp2,8 Juta per Gram

Tren penguatan juga terlihat pada produk emas yang dipasarkan Pegadaian. Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 sama-sama mengalami kenaikan dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan situs resmi Pegadaian, harga emas Antam naik Rp33.000 menjadi Rp2.741.000 per gram. Emas UBS juga menguat Rp33.000 menjadi Rp2.709.000 per gram, sementara Galeri24 naik dengan nominal yang sama menjadi Rp2.696.000 per gram.

Sementara itu, harga buyback di Pegadaian tercatat sebesar Rp2.377.000 per gram untuk Antam, Rp2.521.000 untuk UBS, dan Rp2.528.000 untuk Galeri24.

Pada pembaruan harga pukul 10.43 WIB, emas Antam Pegadaian ukuran 1 gram bahkan telah mencapai Rp2.818.000. Kenaikan juga terjadi pada seluruh ukuran emas yang tersedia.

Untuk ukuran 1 gram, harga Galeri24 berada di level Rp2.696.000 dan UBS sebesar Rp2.709.000. Pegadaian sendiri menyediakan emas Antam dan Galeri24 mulai ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram. Sementara produk UBS tersedia dari ukuran 0,5 gram hingga 500 gram.

Kondisi ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap emas fisik masih cukup kuat di tengah berbagai dinamika ekonomi yang berlangsung.

Harga Emas Perhiasan Ikut Naik di Berbagai Kadar Karat

Tidak hanya emas batangan, harga emas perhiasan juga mengalami kenaikan pada perdagangan Jumat. Berdasarkan data dari Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas, harga emas perhiasan bergerak naik secara serentak di hampir seluruh kadar karat.

Kenaikan harga emas perhiasan dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari permintaan industri perhiasan global, fluktuasi nilai tukar mata uang, hingga kebijakan bank sentral dalam mengelola cadangan emas.

Di Raja Emas Indonesia, harga emas perhiasan 24 karat naik Rp50.000 menjadi Rp2.290.000 per gram. Untuk emas 23 karat naik Rp35.000 menjadi Rp2.045.000 per gram, sedangkan emas 22 karat meningkat Rp47.000 menjadi Rp1.873.000 per gram.

Kenaikan juga terjadi pada kadar lainnya. Harga emas 21 karat tercatat Rp1.789.000 per gram, 20 karat Rp1.703.000, 19 karat Rp1.617.000, dan 18 karat Rp1.534.000 per gram.

Sementara itu, emas 17 karat dibanderol Rp1.448.000 per gram, 16 karat Rp1.328.000, 15 karat Rp1.278.000, 14 karat Rp1.193.000, 13 karat Rp1.107.000, dan 12 karat Rp1.023.000 per gram.

Dengan tren harga yang terus bergerak dinamis, calon pembeli maupun investor disarankan untuk memantau perkembangan pasar secara berkala. Kenaikan harga emas yang terjadi hari ini menunjukkan bahwa logam mulia masih menjadi salah satu instrumen investasi yang menarik, terutama bagi mereka yang mengutamakan keamanan aset di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Leave a Reply