Dolar Tembus Rp17.900 dan IHSG Anjlok, Harga Emas Antam Bertahan di Rp2,77 Juta

KurasiNews.com – Gejolak kembali melanda pasar keuangan Indonesia. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menyentuh level Rp17.900 pada perdagangan Rabu (3/6/2026), sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam hingga 3,03% ke level 6.008,69. Kondisi ini membuat pelaku pasar kembali mencari instrumen investasi yang dinilai lebih aman di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi.

Dalam situasi seperti ini, emas kerap menjadi pilihan utama investor. Logam mulia dikenal sebagai aset safe haven yang relatif mampu menjaga nilai kekayaan ketika pasar saham dan mata uang sedang bergejolak. Fenomena serupa juga terjadi di berbagai negara saat menghadapi krisis ekonomi maupun ketidakpastian geopolitik global.

Menariknya, ketika tekanan terhadap rupiah dan pasar saham meningkat, harga emas Antam justru menunjukkan stabilitas. Setelah sehari sebelumnya mengalami penurunan cukup tajam hingga Rp25.000 per gram, harga emas batangan produksi Antam pada hari ini tidak mengalami perubahan. Kondisi tersebut menjadi perhatian investor yang tengah mempertimbangkan strategi diversifikasi portofolio di tengah volatilitas pasar.

Harga Emas Antam Bertahan Setelah Koreksi Tajam

Berdasarkan informasi dari situs Logam Mulia Antam, Rabu (3/6/2026), harga emas Antam 24 karat tetap berada di level Rp2.774.000 per gram. Angka ini tidak berubah dibandingkan perdagangan sebelumnya meskipun pasar keuangan domestik sedang mengalami tekanan.

Untuk ukuran terkecil 0,5 gram, harga emas dipatok Rp1.437.000. Sementara itu, emas ukuran 10 gram dijual Rp27.235.000. Adapun emas ukuran terbesar 1.000 gram atau 1 kilogram dibanderol Rp2.714.600.000.

Jika melihat pergerakan dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak dalam rentang Rp2.754.000 hingga Rp2.799.000 per gram. Sedangkan dalam satu bulan terakhir, harga emas tercatat berada pada kisaran Rp2.754.000 hingga Rp2.859.000 per gram.

Pergerakan yang relatif stabil ini menunjukkan bahwa emas masih menjadi instrumen yang cukup tangguh dalam menghadapi fluktuasi pasar. Tidak seperti saham yang dapat bergerak sangat volatil dalam waktu singkat, harga emas cenderung lebih defensif ketika ketidakpastian ekonomi meningkat.

Harga Buyback Tetap, Investor Perlu Perhatikan Pajak

Selain harga jual, investor juga perlu mencermati harga buyback atau harga pembelian kembali oleh Antam. Pada perdagangan hari ini, harga buyback emas juga tidak mengalami perubahan dan tetap berada di level Rp2.584.000 per gram.

Harga buyback merupakan acuan bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emas yang dimiliki kepada Antam. Selisih antara harga jual dan buyback menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan sebelum memutuskan berinvestasi pada logam mulia.

Perlu diketahui, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, setiap transaksi buyback dengan nilai lebih dari Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen.

Pajak tersebut akan dipotong langsung dari total nilai transaksi saat proses buyback dilakukan. Karena itu, investor disarankan memperhitungkan potongan pajak tersebut ketika menghitung potensi keuntungan investasi emas.

Harga Emas Pegadaian: Antam Stabil, UBS dan Galeri 24 Melemah

Selain melalui Antam, masyarakat juga dapat membeli emas melalui Pegadaian yang menyediakan tiga produk utama, yakni Antam, UBS, dan Galeri 24 dengan berbagai ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Pada perdagangan Rabu (3/6/2026), harga emas Antam di Pegadaian tercatat stabil di seluruh ukuran. Emas Antam ukuran 0,5 gram dijual Rp1.495.000, sedangkan ukuran 1 gram dibanderol Rp2.885.000.

Harga emas Antam ukuran 2 gram berada di level Rp5.708.000, ukuran 3 gram Rp8.536.000, ukuran 5 gram Rp14.191.000, dan ukuran 10 gram mencapai Rp28.325.000.

Untuk ukuran yang lebih besar, emas Antam 25 gram dijual Rp70.681.000, ukuran 50 gram Rp141.279.000, sedangkan ukuran 100 gram mencapai Rp282.477.000.

Berbeda dengan Antam yang stabil, harga emas UBS dan Galeri 24 tercatat mengalami penyesuaian turun pada perdagangan hari ini. Kondisi tersebut mencerminkan adanya dinamika harga di pasar emas ritel yang dipengaruhi berbagai faktor, termasuk harga emas global dan permintaan domestik.

Di tengah pelemahan rupiah yang menyentuh Rp17.900 per dolar AS dan anjloknya IHSG lebih dari 3 persen, emas kembali menunjukkan perannya sebagai instrumen lindung nilai yang banyak dilirik investor. Meski demikian, keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan tujuan keuangan, jangka waktu investasi, serta profil risiko masing-masing investor.

Berikut rincian harga emas Antam hari ini:

  • 0,5 gram: Rp1.437.000
  • 1 gram: Rp2.774.000
  • 2 gram: Rp5.488.000
  • 3 gram: Rp8.207.000
  • 5 gram: Rp13.645.000
  • 10 gram: Rp27.235.000
  • 25 gram: Rp67.962.000
  • 50 gram: Rp135.845.000
  • 100 gram: Rp271.612.000
  • 250 gram: Rp678.765.000
  • 500 gram: Rp1.357.320.000
  • 1.000 gram: Rp2.714.600.000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *