KurasiNews.com – Timnas Indonesia bersiap menghadapi ujian berat saat menjamu Oman dalam laga FIFA Matchday Juni 2026. Duel yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (5/6/2026) malam WIB itu menjadi kesempatan penting bagi skuad Garuda untuk mengukur kekuatan menghadapi lawan yang memiliki ranking lebih tinggi.
Pertandingan melawan Oman dipandang sebagai salah satu laga pemanasan paling kompetitif yang dijalani Indonesia tahun ini. Tim asal Timur Tengah tersebut saat ini berada di peringkat ke-79 FIFA, sementara Indonesia masih menempati posisi ke-122 dunia. Jarak 43 peringkat menunjukkan bahwa pasukan John Herdman akan menghadapi lawan dengan pengalaman dan kualitas yang tidak bisa diremehkan.
Karena itu, banyak pihak memperkirakan Herdman tidak akan terlalu banyak melakukan eksperimen. Pelatih asal Kanada tersebut diyakini bakal menurunkan kombinasi pemain terbaik sejak menit awal demi mendapatkan gambaran utuh mengenai kesiapan tim sebelum menghadapi agenda internasional berikutnya.
Kehilangan Jay Idzes, Lini Belakang Garuda Harus Beradaptasi
Persiapan Timnas Indonesia menjelang laga kontra Oman mendapat sedikit hambatan setelah Jay Idzes dipastikan absen akibat cedera. Bek yang selama ini menjadi pemimpin di jantung pertahanan sekaligus kapten tim tersebut merupakan salah satu pemain paling konsisten dalam skuad Garuda.
Absennya Idzes memaksa Herdman mencari komposisi baru di sektor pertahanan. Meski demikian, Indonesia masih memiliki stok bek berkualitas yang siap mengisi kekosongan tersebut.
Rizky Ridho diprediksi akan menjadi sosok sentral di lini belakang bersama Justin Hubner dan Elkan Baggott. Trio ini dianggap sebagai kombinasi paling ideal untuk menghadapi lini serang Oman yang dikenal agresif dan mengandalkan permainan direct.
Ridho menawarkan ketenangan saat membangun serangan dari belakang. Hubner memiliki karakter bertahan yang keras dan agresif, sedangkan Baggott unggul dalam duel udara serta situasi bola mati. Ketiganya diperkirakan menjadi benteng utama Garuda dalam meredam tekanan lawan.
Di bawah mistar, Emil Audero berpeluang besar kembali dipercaya sebagai starter. Penampilan impresifnya di kompetisi Italia membuat kiper berusia 29 tahun tersebut menjadi pilihan utama untuk menjaga gawang Indonesia.
Sektor Tengah Jadi Penentu Permainan
Jika tetap menggunakan formasi 3-4-2-1, kekuatan Timnas Indonesia akan banyak bergantung pada performa para pemain di lini tengah. Herdman membutuhkan keseimbangan antara kemampuan bertahan dan menyerang untuk menghadapi permainan cepat Oman.
Joey Pelupessy diprediksi akan menjadi motor permainan di area sentral. Pengalaman panjangnya di sepak bola Eropa membuatnya memiliki kapasitas untuk mengontrol tempo pertandingan sekaligus memutus serangan lawan.
Sementara itu, Calvin Verdonk berpotensi menjadi tandem ideal bagi Pelupessy. Kemampuan Verdonk dalam membantu fase menyerang maupun bertahan memberikan fleksibilitas lebih bagi Indonesia.
Di sektor sayap, Kevin Diks dan Dony Tri Pamungkas diperkirakan mengisi posisi wingback. Keduanya memiliki tugas ganda, yakni menjaga area pertahanan sekaligus memberikan dukungan saat Garuda melakukan serangan.
Mobilitas tinggi yang dimiliki Diks dan Dony dapat menjadi senjata penting untuk mengeksploitasi ruang di sisi lapangan dan menciptakan peluang bagi lini depan.
Marselino, Ragnar, dan Ole Romeny Tetap Jadi Andalan
Untuk urusan mencetak gol, Herdman tampaknya masih akan mempercayakan lini depan kepada kombinasi yang sudah cukup teruji. Marselino Ferdinan dan Ragnar Oratmangoen diperkirakan mengisi posisi di belakang penyerang utama.
Marselino tetap menjadi pemain kreatif yang diharapkan mampu membuka pertahanan lawan melalui visi bermain dan umpan-umpan terobosannya. Di sisi lain, Ragnar menawarkan kecepatan serta kemampuan menusuk dari lini kedua.
Sebagai ujung tombak, Ole Romeny berpotensi menjadi tumpuan utama dalam menyelesaikan peluang. Penyerang naturalisasi tersebut dinilai semakin menyatu dengan pola permainan Timnas Indonesia dan mampu memberikan variasi serangan di kotak penalti.
Kombinasi Marselino, Ragnar, dan Romeny menjadi salah satu skenario terbaik yang dimiliki Herdman saat ini. Ketiganya sudah beberapa kali bermain bersama dan menunjukkan pemahaman yang semakin baik di lapangan.
Jika seluruh pemain inti berada dalam kondisi terbaik, Timnas Indonesia memiliki peluang untuk memberikan perlawanan sengit kepada Oman sekaligus meraih hasil positif di hadapan pendukung sendiri.
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Oman
Formasi 3-4-2-1
Emil Audero;
Rizky Ridho, Justin Hubner, Elkan Baggott;
Kevin Diks, Joey Pelupessy, Calvin Verdonk, Dony Tri Pamungkas;
Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangoen;
Ole Romeny.
Pelatih: John Herdman
Pertandingan FIFA Matchday antara Timnas Indonesia dan Oman akan berlangsung pada Jumat, 5 Juni 2026 malam WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga ini diperkirakan menjadi ujian serius bagi skuad Garuda sekaligus kesempatan bagi John Herdman untuk melihat efektivitas komposisi terbaiknya menghadapi lawan dengan level kompetitif yang lebih tinggi.













