KurasiNews.com – Piala Dunia 2026 mulai menghadirkan drama-drama yang menentukan nasib peserta sejak fase grup. Sejumlah tim unggulan sudah mulai mengamankan tempat di babak gugur, sementara tim lain harus berjuang hingga pertandingan terakhir untuk menjaga peluang tetap hidup. Persaingan yang ketat menunjukkan betapa tingginya kualitas kompetisi sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Sebagai salah satu tuan rumah, Meksiko memikul ekspektasi besar dari jutaan pendukungnya. Bermain di hadapan publik sendiri menjadi keuntungan sekaligus tekanan tersendiri. Setiap pertandingan bukan hanya soal meraih tiga poin, tetapi juga menjaga harapan untuk melangkah jauh di turnamen yang berlangsung di Amerika Utara ini.
Harapan tersebut semakin dekat menjadi kenyataan setelah El Tri berhasil mengamankan kemenangan penting atas Korea Selatan. Meski pertandingan berlangsung relatif seimbang dan minim peluang bersih, satu kesalahan fatal yang dilakukan penjaga gawang Korea Selatan menjadi momen yang mengubah jalannya laga sekaligus memastikan langkah Meksiko menuju fase gugur.
Duel Ketat, Korea Selatan Sempat Merepotkan Tuan Rumah
Pertandingan Grup A yang digelar di Stadion Guadalajara, Jalisco, berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Meksiko mencoba mengambil inisiatif serangan dan lebih banyak menguasai permainan pada fase awal babak pertama.
Namun setelah jeda pendinginan (cooling break), Korea Selatan perlahan mampu keluar dari tekanan. Tim asal Asia tersebut mulai lebih nyaman menguasai bola dan beberapa kali memaksa Meksiko bertahan lebih dalam.
Meski penguasaan bola cukup berimbang, kedua tim tidak banyak menciptakan peluang berbahaya. Salah satu kesempatan terbaik Meksiko hadir melalui sundulan Julian Quiñones dari jarak dekat. Sayangnya, bola masih mengarah tepat ke pelukan penjaga gawang Korea Selatan.
Di sisi lain, Korea Selatan hampir saja membuka keunggulan lewat aksi individu kapten mereka, Son Heung-min. Berawal dari umpan terobosan yang memecah lini pertahanan Meksiko, Son berhasil berhadapan satu lawan satu dengan kiper Raúl Rangel.
Penyerang Tottenham Hotspur tersebut mencoba mencetak gol melalui tendangan lob yang cerdik. Namun bola berhasil disapu tepat di garis gawang oleh Edson Álvarez sehingga skor tetap bertahan 0-0 hingga turun minum.
Kesalahan Seung-gyu Kim Jadi Titik Balik Pertandingan
Memasuki babak kedua, Meksiko tampil lebih agresif. Serangan demi serangan dilancarkan untuk memecah kebuntuan. Tekanan yang terus diberikan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-50.
Gol semata wayang pertandingan lahir dari situasi yang sebenarnya tidak terlalu berbahaya. Sebuah bola lambung masuk ke area penalti Korea Selatan. Kiper Seung-gyu Kim berusaha mengamankan bola tersebut, tetapi melakukan salah antisipasi.
Alih-alih menangkap dengan sempurna, bola justru terlepas dari tangannya. Dalam prosesnya, Kim juga terjatuh dan berbenturan dengan salah satu pemain bertahannya sehingga menciptakan kekacauan di depan gawang.
Luis Romo yang berada di posisi ideal langsung memanfaatkan situasi tersebut. Gelandang Guadalajara itu tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang kosong untuk membawa Meksiko unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan yang sebenarnya berlangsung cukup seimbang. Kesalahan individu sang penjaga gawang harus dibayar mahal karena menjadi satu-satunya gol yang tercipta sepanjang laga.
Meksiko Juara Grup, Korea Selatan Masih Berpeluang
Setelah unggul, Meksiko beberapa kali memiliki kesempatan untuk menggandakan keunggulan. Pada menit ke-75, Raúl Jiménez memperoleh peluang emas setelah menerima umpan matang dari Julian Quiñones.
Namun sentuhan pertama yang kurang sempurna membuat sudut tembak menjadi sempit sehingga peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol kedua.
Lima menit menjelang waktu normal berakhir, Obed Vargas juga nyaris memastikan kemenangan Meksiko. Akan tetapi, kali ini Seung-gyu Kim berhasil menebus sebagian kesalahannya lewat penyelamatan gemilang.
Korea Selatan tidak menyerah hingga menit-menit akhir. Tim asuhan mereka terus menekan dan hampir mencetak gol penyama kedudukan. Beruntung bagi tuan rumah, Raúl Rangel tampil solid di bawah mistar dengan melakukan dua penyelamatan penting yang menjaga keunggulan Meksiko tetap aman.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tidak berubah.
Berkat kemenangan tersebut, Meksiko memastikan diri lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sekaligus mengamankan posisi puncak klasemen Grup A dengan raihan poin sempurna. Faktor head-to-head membuat El Tri berhak menyandang status juara grup.
Sementara itu, Korea Selatan harus puas berada di posisi kedua dengan koleksi tiga poin. Meski kalah, peluang Taegeuk Warriors untuk melangkah ke fase berikutnya masih terbuka, tergantung hasil pertandingan lain di grup.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Meksiko untuk menghadapi tantangan yang lebih berat pada fase gugur. Di sisi lain, Korea Selatan perlu segera bangkit dan memperbaiki kesalahan yang terjadi jika ingin terus melaju dalam perburuan trofi Piala Dunia 2026.




































