Ranking FIFA Timnas Indonesia Melonjak Usai Sapu Bersih Oman dan Mozambik, Erick Thohir Peringkat Bukan Segalanya!

KurasiNews.com – Dua kemenangan beruntun yang diraih Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Juni 2026 tak hanya menghadirkan kegembiraan bagi para pendukung Garuda. Hasil tersebut juga membawa dampak signifikan terhadap posisi Indonesia di ranking dunia FIFA yang kembali menunjukkan tren positif.

Setelah mengalahkan Oman dengan skor 3-0 pada Jumat lalu, skuad Merah Putih kembali meraih kemenangan saat menjamu Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (9/6/2026). Kali ini kemenangan diraih dengan skor tipis 1-0 melalui gol tunggal Ole Romeny.

Rangkaian hasil positif tersebut menjadi bukti bahwa Timnas Indonesia semakin kompetitif saat menghadapi lawan-lawan dengan peringkat FIFA yang lebih tinggi. Berdasarkan catatan live ranking FIFA per Rabu (10/6/2026) pukul 02.00 WIB, Indonesia naik empat peringkat ke posisi 118 dunia dengan koleksi 1.157,14 poin.

Erick Thohir Puas Garuda Sapu Bersih Dua Laga

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif keberhasilan Timnas Indonesia menyapu bersih dua pertandingan internasional bulan ini. Menurut Erick, kemenangan atas Oman dan Mozambik menunjukkan perkembangan yang terus diperlihatkan skuad asuhan John Herdman.

“Anak-anak bermain baik. Berapa kali kena tiang tadi? Dua. Tapi Mozambik juga kena tiang juga tadi. Jadi pertandingannya cukup saling serang dan strateginya juga saling berubah-berubah. Saya rasa pertandingan yang cukup keras lah,” kata Erick kepada wartawan usai pertandingan di SUGBK.

Meski banyak pihak memprediksi Indonesia akan lebih mudah mengalahkan Mozambik dibanding saat menghadapi Oman, kenyataannya pertandingan berlangsung jauh lebih sulit. Tim asal Afrika tersebut mampu memberikan tekanan besar sepanjang 90 menit pertandingan.

Mozambik bahkan beberapa kali mengancam gawang Maarten Paes pada babak kedua. Pertahanan Indonesia dipaksa bekerja keras untuk mempertahankan keunggulan satu gol yang sudah didapat sejak awal pertandingan.

Bagi Erick, pertandingan tersebut membuktikan bahwa kualitas sebuah tim tidak selalu ditentukan oleh posisi di ranking FIFA.

“Semua dengan strategi masing-masing pelatih, kebugaran pemain, apapun bisa terjadi. Ya alhamdulillah hari ini kita bisa mengambil poin penuh,” ujar Erick.

Gol Ole Romeny Jadi Pembeda di Tengah Laga Ketat

Timnas Indonesia sebenarnya tampil cukup dominan pada babak pertama. Gol kemenangan tercipta pada menit ke-11 ketika Ragnar Oratmangoen mengirimkan umpan terobosan yang berhasil diselesaikan dengan baik oleh Ole Romeny.

Selain gol tersebut, Indonesia beberapa kali nyaris menambah keunggulan. Sundulan Elkan Baggott dan peluang Ole Romeny sempat membentur tiang gawang Mozambik.

Kevin Diks juga sempat mencetak gol melalui situasi sepak pojok. Namun wasit menganulir gol tersebut setelah Ivar Jenner dianggap melakukan pelanggaran terhadap kiper Mozambik, Ivane Carminio Francisco.

Pada babak kedua, jalannya pertandingan berubah. Mozambik tampil lebih agresif dan berani menaikkan garis pertahanan sehingga Indonesia tidak lagi leluasa mengembangkan permainan.

Sejumlah peluang berbahaya diciptakan tim berjuluk Os Mambas itu. Beruntung, Maarten Paes tampil sigap di bawah mistar dan mampu menggagalkan beberapa peluang emas lawan.

Indonesia sendiri masih memiliki kesempatan memperbesar skor. Nathan Tjoe-A-On hampir mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-67, namun tendangannya hanya membentur mistar gawang.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Timnas Indonesia.

John Herdman Bangga dengan Mental Garuda

Di balik kemenangan tersebut, pelatih John Herdman mengaku paling puas dengan mental bertanding yang ditunjukkan para pemainnya. Menurut Herdman, menghadapi Mozambik menjadi ujian penting bagi perkembangan Timnas Indonesia.

“Ya, saya pikir meraih dua kemenangan di kandang, ini adalah yang pertama kalinya sejak tahun 2024. Kami berhasil meraih kemenangan beruntun melawan tim-tim dengan peringkat lebih tinggi,” ujar Herdman.

Meski menang, pelatih asal Inggris itu memberikan apresiasi kepada Mozambik yang tampil jauh lebih baik dibanding pertandingan sebelumnya saat kalah 1-4 dari Oman.

“Tapi semua pujian untuk Mozambik,” kata Herdman.

Ia mengaku sudah memperkirakan lawannya akan bermain lebih agresif karena datang dengan motivasi besar untuk bangkit.

“Anda tahu, kami mengatakan kalau mereka sedang terluka. Mereka datang dan melawan. Dan mereka memberi kami perlawanan yang sengit.”

“Dan kami membutuhkan itu. Kami membutuhkan sebuah permainan untuk menguji diri kami sendiri. Untuk menguji keberanian kami,” tuturnya.

Herdman juga memuji perjuangan para pemain yang tetap disiplin dan tidak kehilangan fokus meski berada dalam tekanan pada babak kedua.

“Dan saya sangat bangga dengan para pemain malam ini. Kami sedikit bergerak tapi kami tidak berhenti. Kami juga menunjukkan kualitas yang hebat,” ujar Herdman.

Kemenangan atas Oman dan Mozambik menjadi modal penting bagi Timnas Indonesia untuk menatap agenda internasional berikutnya. Selain mendongkrak kepercayaan diri skuad Garuda, hasil tersebut juga memperbaiki posisi Indonesia di ranking FIFA sekaligus menunjukkan bahwa tim ini semakin mampu bersaing melawan negara-negara dengan peringkat lebih tinggi.