KurasiNews.com – Persiapan Timnas bola voli putri Indonesia menuju AVC Women’s Volleyball Nations Cup 2026 kian serius. Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) secara resmi menargetkan skuad Merah Putih mampu menembus babak semifinal pada ajang bergengsi tingkat Asia tersebut yang akan digelar di Candon, Filipina, pada 6–14 Juni 2026.
Tidak hanya soal prestasi, keikutsertaan Indonesia di turnamen ini juga membawa misi besar lainnya, yakni mendongkrak posisi di peringkat dunia FIVB. Saat ini, Srikandi Merah Putih masih tertahan di peringkat 75 dunia dan membutuhkan hasil positif untuk memperbaiki posisi tersebut secara signifikan.
Tim asuhan pelatih Marcos Sugiyama itu akan diperkuat 14 pemain dengan komposisi gabungan antara pemain senior dan talenta muda. Kombinasi ini diharapkan mampu menghadirkan keseimbangan antara pengalaman dan energi baru di lapangan.
PBVSI Targetkan Top 4, Evaluasi dari Edisi Sebelumnya Jadi Modal
Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo menegaskan bahwa target Indonesia pada AVC Women’s Volleyball Nations Cup 2026 adalah peningkatan prestasi dibandingkan edisi sebelumnya. Setelah finis di peringkat kelima pada turnamen terdahulu, kini harapan lebih tinggi dipasang untuk menembus empat besar Asia.
“Kami berharap pencapaian Timnas voli putri Indonesia pada AVC Women’s Volleyball Nations Cup 2026 bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. Tentu kami pengin bisa tembus Top 4. Kami berharap para pemain bisa menunjukkan permainan terbaik di lapangan dan berjuang untuk raih kemenangan di setiap laganya,” ujar Imam dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momentum penting untuk mengukur perkembangan tim nasional dalam menghadapi persaingan level Asia yang semakin ketat dari tahun ke tahun.
Manajer Tim: Persiapan Matang dan Generasi Emas Baru
Sementara itu, manajer tim nasional voli putri Indonesia, Luciana Taroreh, menilai peluang Indonesia untuk meraih hasil maksimal cukup terbuka. Ia menyoroti persiapan panjang yang telah dilakukan selama kurang lebih satu bulan di Sentul sebagai fondasi penting menuju turnamen.
Latihan intensif tersebut juga dilengkapi dengan sejumlah pertandingan uji coba untuk meningkatkan kekompakan serta adaptasi taktik permainan. Menurutnya, hal ini menjadi bekal penting sebelum menghadapi lawan-lawan kuat di fase grup.
“Target untuk tembus empat besar tentu tidak mudah. Dengan persiapan yang dilakukan seharusnya bisa tercapai terlebih tahun ini kami diisi pemain-pemain potensial yang sebelumnya tampil gemilang di Asian Youth Games 2025 dengan meraih medali perak,” ujar Luciana.
Kehadiran pemain muda yang sebelumnya mencatat prestasi di level usia dinilai menjadi energi tambahan bagi skuad asuhan Marcos Sugiyama dalam menghadapi turnamen padat tekanan tersebut.
Tisya Amallya Optimistis, Indonesia Punya Modal Chemistry Kuat
Di sisi lain, kapten tim nasional voli putri Indonesia, Tisya Amallya Putri, menyampaikan rasa percaya dirinya terhadap komposisi skuad yang saat ini dimiliki. Ia menilai bahwa proses persiapan yang berjalan selama ini telah meningkatkan kekompakan tim secara signifikan.
Tisya juga menegaskan bahwa sebagian besar pemain sudah memahami karakter lawan yang akan dihadapi karena pernah bertemu di turnamen sebelumnya. Hal ini menjadi nilai tambah dalam penyusunan strategi di lapangan.
“Beberapa lawan sudah pernah kami hadapi. Kami akan berupaya memberikan perlawanan maksimal menghadapi lawan di setiap pertandingan. Kami percaya diri mengingat kekompakan antarpemain berjalan dengan baik,” ujar wanita berposisi setter tersebut.
Dengan kombinasi pemain yang terdiri dari setter seperti Tisya Amallya Putri dan Arneta Putri Amelian, serta deretan outside hitter seperti Mediol Stiovanny Yoku dan Ersandrina Devega, Indonesia berharap mampu tampil kompetitif.
Sektor middle blocker dipercayakan kepada Chelsa Berliana Nurtomo, Maradanti Namira Tegariani, dan Geofanny Eka Cahyaningtyas. Sementara posisi libero diisi oleh Indah Gurento Margiani dan Fajriahni Ema Herawati.
Dengan komposisi lengkap tersebut, Timnas voli putri Indonesia diharapkan mampu bersaing ketat di Pool B yang dihuni Vietnam, Kazakhstan, Iran, Hong Kong, dan Lebanon, sekaligus mewujudkan target besar menembus semifinal AVC Women’s Volleyball Nations Cup 2026.






























