KurasiNews.com – Persaingan di level basket usia muda Asia Tenggara terus menunjukkan perkembangan yang semakin kompetitif dalam beberapa tahun terakhir. Negara-negara seperti Filipina, Thailand, hingga Vietnam dikenal memiliki program pembinaan yang kuat dan konsisten menghasilkan pemain-pemain berbakat. Dalam situasi tersebut, setiap kemenangan di ajang regional menjadi sangat penting untuk membangun fondasi menuju kompetisi tingkat Asia yang lebih tinggi.
Indonesia sendiri terus berupaya memperkuat sektor bola basket putri, khususnya di kelompok usia muda. Melalui program seleksi ketat dan pembinaan berjenjang, Timnas Basket U18 Putri Indonesia diharapkan mampu bersaing di level internasional dan menembus ajang FIBA U18 Women’s Asia Cup.
Dalam FIBA U18 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang digelar di Sti West Negros University Gym, Bacolod, Filipina, Selasa, Timnas Basket U18 Putri Indonesia berhasil mencatat hasil positif dengan mengalahkan Singapura. Kemenangan ini menjadi langkah awal penting dalam perjalanan mereka di turnamen kualifikasi tersebut.
Tampil Dominan, Indonesia Taklukkan Singapura 66-49
Timnas Basket U18 Putri Indonesia menunjukkan performa solid saat menghadapi Singapura. Berdasarkan catatan resmi FIBA, Indonesia berhasil mengamankan kemenangan dengan skor meyakinkan 66-49.
Sejak awal pertandingan, Indonesia tampil agresif dengan ritme permainan yang terorganisir. Performa kolektif tim menjadi kunci utama dalam mengontrol jalannya laga dan menekan lawan di berbagai sektor permainan.
Sejumlah pemain tampil menonjol dalam pertandingan ini. Ariqa Shafa Chayyara menjadi pencetak poin terbanyak dengan 14 angka. Sementara itu, Inez Angelina Welly memberikan kontribusi signifikan dengan 11 poin, 6 rebound, dan 5 assist. Tambahan 10 poin dari Joanne Giovanni turut memperkuat dominasi Indonesia di lapangan.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Indonesia untuk melanjutkan langkah di fase grup. Selain meningkatkan kepercayaan diri tim, hasil tersebut juga memperlihatkan potensi besar yang dimiliki skuad muda Indonesia dalam menghadapi lawan-lawan regional.
Fondasi Tim Dibangun dari Seleksi Ketat
Keberhasilan Timnas U18 Putri Indonesia di ajang ini tidak lepas dari proses panjang pembentukan tim. Sebelum berlaga di SEABA Qualifiers 2026, tim ini melalui proses seleksi ketat yang melibatkan puluhan pemain muda dari berbagai daerah.
Tim yang saat ini berlaga di Filipina dipimpin oleh pelatih kepala Amin Prihantono. Di bawah arahannya, 76 pemain awal diseleksi hingga mengerucut menjadi 12 pemain terbaik yang terpilih mewakili Indonesia.
Persiapan matang tersebut terlihat dari cara bermain tim yang mulai menunjukkan kedisiplinan taktik dan kerja sama tim yang lebih solid. Meski masih berada di level junior, para pemain menunjukkan perkembangan yang menjanjikan dalam aspek teknis maupun mental bertanding.
Pada turnamen ini, Indonesia membawa 12 pemain yang diharapkan mampu bersaing dalam jadwal padat melawan tim-tim kuat Asia Tenggara.
Jadwal Berat Menanti Indonesia di SEABA Qualifiers
Setelah meraih kemenangan atas Singapura, tantangan berikutnya sudah menanti Timnas Basket U18 Putri Indonesia. Mereka akan menghadapi rangkaian pertandingan penting yang akan menentukan peluang lolos ke tahap selanjutnya.
Indonesia dijadwalkan bertemu Vietnam pada Kamis (4/6), dilanjutkan dengan laga melawan Thailand sehari setelahnya, yakni Jumat (5/6). Pertandingan terakhir fase ini akan mempertemukan Indonesia dengan tuan rumah Filipina pada Sabtu (6/6).
Rangkaian pertandingan tersebut diprediksi menjadi ujian berat bagi skuad muda Indonesia. Vietnam dan Thailand dikenal memiliki gaya bermain cepat dan fisik yang kuat, sementara Filipina sebagai tuan rumah tentu memiliki keuntungan dukungan penuh dari publik sendiri.
Meski demikian, kemenangan atas Singapura menjadi sinyal positif bahwa Indonesia memiliki peluang untuk bersaing. Konsistensi performa, pengelolaan stamina, serta mental bertanding akan menjadi faktor kunci dalam menentukan hasil akhir di turnamen ini.
Dengan sisa pertandingan yang masih panjang, Timnas Basket U18 Putri Indonesia memiliki kesempatan untuk terus memperbaiki posisi dan menjaga asa menuju FIBA U18 Women’s Asia Cup. Performa solid di laga pembuka menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan yang lebih berat ke depan.
















