Musisi Legendaris Obbie Messakh, Ussy Pieters, hingga Fenty Nur Nyanyi Bersama di Legacy in Harmony. Foto: Istimewa.
  • June 24, 2026
  • Fikri Achmad
  • 0

Jakarta, Kurasinews.com Sejumlah musisi legendaris Dian Piesesha, Endang S. Taurina, Ratih Purwasih, Obbie Messakh, Ussy Pieters, Nenny Triana, Maya Angela, hingga Fenty Nur bernostalgia bersama dalam gelaran Legacy in Harmony di Jakarta Selatan.

Acara kebersamaan ini bertajuk “Membangun Citra dalam Nada & Kenangan”, yang mengusung konsep kolaborasi lintas generasi antara musisi senior, kreator baru, dan penikmat musik.

Kehadiran sejumlah musisi legendaris ini menghadirkan nuansa nostalgia yang kuat dan membangkitkan kembali memori emas musik Indonesia lintas dekade.

Baca Juga: Meriahkan HUT Jakarta 2026, BW EXPRESS Jakarta Kenalkan Program Kuliner All You Can Eat Batavia Heritage Feast

Inisiator acara Legacy in Harmony, Tjhang Oi Lie, mengakui bahwa Legacy in Harmony ini memang dirancang sebagai wadah pertemuan ekosistem musik dari berbagai generasi.

“Kami ingin menghadirkan ruang yang mempertemukan musisi senior, pelaku industri, komunitas, dan penikmat musik agar bisa saling berkolaborasi dan menciptakan energi kreatif baru,” ujar dia dalam keterangannya, Rabu (24/6/2026).

Kolaborasi yang terjalin menunjukkan bahwa sinergi bersama menghasilkan ruang apresiasi yang tidak hanya bernilai hiburan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian budaya, penguatan jejaring komunitas, dan pengembangan ekosistem kreatif yang berkelanjutan.

Baca Juga: Liburan Sekolah Makin Hemat! Best Western Beri Diskon hingga 45% dan Bonus 1.000 Poin per Malam

Kesuksesan penyelenggaraan Legacy in Harmony juga tidak terlepas dari dukungan berbagai institusi, komunitas, dan mitra yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan seni, budaya, dan kehidupan sosial masyarakat.

“Semangat kebersamaan, penghormatan terhadap karya, serta keberanian melahirkan inovasi baru, Legacy in Harmony menjadi bukti bahwa musik akan selalu menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan dalam harmoni yang abadi,” tuturnya.(*)